Pengertian, Jenis, Komponen, Dan Contoh Ekosistem

Pengertian, Jenis, Komponen, Dan Contoh Ekosistem – Pengertian Ekosistem adalah sebuah bagian dari sistem ‘ekologi’ yang terbentuk melalui adanya hubungan timbal balik antara tamu dengan kondisi lingkungan tertentu.

Pengertian-Ekosistem.png

Ekosistem merupakan sebuah tatanan kesatuan yang memiliki sifat utuh dan menyeluruh diantara masing – masing elemen lingkungan bersangkutan yang mempunyai pengaruh cukup kuat antara satu dengan yang lainnya.

Jenis – Jenis Ekosistem

  1. Ekosistem aerobik adalah kondisi oksigen yang memiliki fungsi sebagai ‘akspetor elektron’ atau ‘oksidan’.
  2. Ekosistem anaerobik merupakan sekumpulan oksigen yang tak terlibat dimana bahan – bahan organiknya memiliki fungsi sebagai akseptor elekton atau oksidan.
  3. Ekosistem fermentasi merupakan ‘oksidasi anaerobik’ yang memiliki fungsi sebagai akseptor elektron. Dimana pada suatu tempat komponen ini mampu melakukan interaksi untuk membentuk sebuah sistem yang tertata dengan teratur. Contohnya adalah sebuah ekosistem dalam akuarium, terdiri dari ikan – ikan yang menjadi ‘komponen heterotrofik’.

Komponen Dan Contoh Ekosistem

Di bawah ini kami berikan beberapa pembentukan dari komponen beserta contoh masing – masing dari ekosistem tersebut di atas antara lain :

Komponen ‘Abiotik’

Komponen Ekosistem secara Abiotik dikenal sebagai komponen tak hidup yaitu adanya komponen fisik dan kimia yang memiliki sifat ‘substrat’ atau sebuah kelangsungan hidup yang terhubung dengan lingkungan pada suatu tempat untuk melangsungkan kehidupan. Komponen abiotik jumlahnya bervariasi yang terjadi di dalam ruang dengan membutuhkan beberapa waktu dimana komponen ini bisa berupa bahan – bahan organik, senyawa organik, dan faktor – faktor yang lainnya.

Nah terkait dengan penjelasan dari kami tersebut di atas, faktor – faktor lain yang dimaksud mempengaruhi pendistribusian organisme beserta contoh masing – masing antara lain :

1. Suhu

Yang dimaksud dengan suhu adalah sebuah proses Biologis yang banyak mendapat pengaruh dari suhu dimana termasuk contoh di dalamnya adalah kelompok mamalia dan burung merupakan kelompok mahkluk hidup yang berfungsi untuk mengatur suhu di dalam masing – masing tubuh bersangkutan.

2. Air

Ketersediaan air dalam jumlah mencukupi akan memberi pengaruh bagus untuk kelangsungan distribusi organisme, contohnya organisme di daerah gurun akan mudah beradaptasi jika ada ketersediaan air bersih dalam jumlah mencukupi di padang pasir.

3. Garam

Konsentrasi garam di dalam organisme melalui proses ‘osmosis’ akan memberi pengaruh besar terhadap kondisi keseimbangan air. Beberapa organisme ‘terestrial’ akan dengan mudah beradaptasi terhadap lingkungan dengan kadar kandungan garam yang cukup tinggi.

4. Sinar Matahari

Seperti diketahui bahwa intensitas serta kualitas dari cahaya akan banyak mempengaruhi keberhasilan proses fotosintesis, dimana air akan menyerap cahaya sekitarnya sehingga lingkungan air dan kegiatan fotosintesisi akan berlangsung di sekitar permukaan matahari yang dengan mudah dijangkau. Contohnya adalah daerah padang pasir memiliki intensitas cahaya yang cukup besar akan menjadikannya berpengaruh yaitu adanya peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan yang hidup dalam jangka waktu lama akan rentan terserang depresi.

Baca Juga :

Demikian kami mengakhiri ulasan singkat tentang pengertian, jenis, komponen dan contoh ekosistem, semoga memberi manfaat !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close